Sekeha Ngoncang Desa Jinengdalem Tampil Dalam Singa Kren Festival
09 Mei 2026 20:11:34 WITA
Sabtu, 9 Mei 2026
Sekeha Ngoncang Desa Jinengdalem tampil dalam Singa Kren Festival di Eks Pelabuhan Buleleng pada hari kedua. Tradisi Ngoncang adalah ritual adat turun-temurun di Bali, khususnya Buleleng, yang melibatkan aktivitas menumbuk padi pada lesung (ketungan) menggunakan batang kayu (alu atau elu) secara berirama oleh 5-8 orang. Ritual sakral ini bertujuan memohon kesuburan, hasil panen melimpah, dan mengusir energi negatif
Festival tahun mengusung tema “Purwaning Sastrotsawa Pragati” yang memiliki makna nilai budaya, tradisi dan filsafat sebagai awal kemajuan.
Singa Kren Fest 2026 bukan hanya menjadi ajang hiburan masyarakat, melainkan juga sebagai wadah pelestarian seni dan budaya lokal, ruang pengembangan kreativitas serta penggerak ekonomi masyarakat.
Komentar atas Sekeha Ngoncang Desa Jinengdalem Tampil Dalam Singa Kren Festival
Formulir Penulisan Komentar
Layanan Mandiri
Silakan datang / hubungi perangkat Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.
Masukkan NIK dan PIN!
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Jumlah Pengunjung | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
- MusrenbangDes Tahun Anggaran 2027
- Dinas Kesehatan Luncrukan Aplikasi PInTAR
- Dirgahayu Republik Indonesia yang ke-81
- YEH ANAKAN, SUMBER AIR SUCI DENGAN PESONA AIR TERJUN
- Semarak HUT Republik Indonesia yang ke-81
- Ketut Sriponi, Pengrajin Tenun yang Terus Melestarikan Karya Tradisional Desa Jinengdalem
- UMKM Sari Nadi: Menjaga Cita Rasa Kerupuk Tradisional Desa Jinengdalem Sejak Tahun 2002












